cornila's posterous

melihat dunia dari balik lensa

    • Edit
    • Delete
    • Tags
    • Autopost

    rambut nenek

    Img_0105

    Panganan kecil ini terbuat dari pintalan gula yang dibakar terlebih dahulu. Meski cemilan ini ditemukan oleh William Morrison dan John C. Wharton pada 1904, tapi jajanan ini masih disukai hingga sekarang dan sudah beredar di banyak negara. Nama asli gula-gula ini adalah fairy floss atau benang peri. Tapi di Indoensia lebih dikenal dengan sebutan gulali atau rambut nenek. Karena warna dan bentuknya persis rambut nenek.

    Di Jakarta sendiri, cemilan ini masih dijual oleh abang-abang yang menjajakan gulali di dekat pusat pertokoan. Namun mereka tidak lagi menjualnya persatuan seperti kita kecil dulu, melainkan per plastik. Satu plastik berisi enam buah gulali dan jual Rp 6000 perak. Harga gulali ini akan bergerak naik mengikuti harga gula yang menjadi bahan bakunya.
    • 12 April 2010
    • Views
    • 2 Comments
    • Permalink
    • Tweet
    • 2 responses
    • Like
    • Comment
    about 2 years ago Fachmi responded:
    uda jarang yg jual,, trakhir pas aq SD
    about 2 years ago Fenty Fahminnansih responded:
    Fenty Fahminnansih
    aku rindu makanan ini :9
  • cornila desyana's Space

    Penulis yang ingin merekam banyak momen dalam gambar dan tulisan.

    Archive

    2012 (5)
    March (1)
    February (4)
    2011 (8)
    April (8)
    2010 (159)
    July (22)
    May (30)
    April (40)
    March (2)
    February (30)
    January (35)
  • About cornila desyana

    Penulis yang ingin merekam banyak momen dalam gambar dan tulisan.

  • Subscribe via RSS
  • Follow Me

      TwitterFacebook

Theme created for Posterous by Obox